“When you have once seen the glow of happiness on the face of a beloved person, you know that a man can have no vocation but to awaken that light on the faces surrounding him. In the depth of winter, I finally learned that within me there lay an invincible summer.” – Albert Camus

Para ahli mengelompokkan spa menjadi dua jenis: wellness spa atau health spa, dan medical spa. Wellness spa atau health spa orientasinya terhadap kesehatan dan peningkatan penampilan diri serta kebugaran penampilan. Sedangkan medical spa, orientasinya untuk penyembuhan yang umumnya diterapkan di klinik atau rumah sakit.

Spa merupakan teknik relaksasi dan kesehatan dengan metode menggunakan sarana air. Kata spa sendiri berasal dari singkatan soluse per aqua. Di Indonesia, spa tergolong populer sebagai perawatan tubuh dan kecantikan, dan digolongkan menjadi sembilan jenis spa dari sekian spa tradisional Indonesia yang telah lama hidup.

Kesembilan jenis spa tradisional tersebut antara lain: Tangas dari tradisi Betawi, Batangeh dari tradisi Sumatera Barat, Oukup dari tradisi Sumatera Utara, Ngadi Saliro dari tradisi Jawa, Boreh dari tradisi Bali, So’oso dari tradisi Madura, Batimung dari tradisi suku Banjar Kalimantan Selatan, Bakera dari Sulawesi Utara dan Bedda Lottong dari Sulawesi Selatan.

Konsep sembilan spa tradisional Indonesia ini merupakan kerja kolaburasi antara industri spa dan pemerintah dengan menggali khazanah spa Indonesia dari berbagai daerah di nusantara. Latar-belakangnya, spa Indonesia selain diminati masyarakat lokal juga diminati oleh orang asing. Dan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, konsep sembilan spa tradisional Indonesia ini dicanangkan sebagai bagian dari wisata Indonesia, yakni masuk dalam kategori tujuh wisata minat khusus. Spa masuk dalam wisata spa.

Untuk kebugaran penampilan, spa orientasinya adalah perawatan kulit dan bau badan. Tradisional spa Indonesia juga menerapkan penenangan jiwa atau relaksasi dengan teknik pemijatan dan aroma terapi. Bahan-bahan tradisional spa sangat alamiah dan kecil kemungkinan menjadi pengganggu kesehatan.

Bagi pria, spa meliputi tiga jenis perawatan untuk menunjang penampilan agar selalu terlihat segar dan prima. Tiga jenis perawatan tersebut antara lain:

1. Pijat (massage)

shutterstock_184487540

Tujuannya untuk rileksasi tubuh dari otot-otot tegang karena aktifitas harian. Ini pula sekaligus dapat digunakan untuk refreshing agar stamina selalu fit dan segar. Pijat dapat melancarkan peredaran darah hingga kondisi tubuh dapat normal kembali.

2. Facial

shutterstock_162465335

Kesegaran wajah bagi pria kini dirasa penting untuk penampilan yang prima. Meski demikian sisi maskulinnya tetap dipertahankan. Perawatan wajah umumnya menggunakan masker agar kotoran wajah terangkat hingga kulit kusam pada wajah pria akan sirna.

3. Body Scrub

shutterstock_239586121

Kulit kering dan sel-sel kulit rusak akibat kegiatan luar ruang juga memunculkan flek hitam, sehingga mengganggu penampilan. Penggunaan scrub yang dilulur ke seluruh tubuh akan mengangkat sel-sel kulit mati serta menyegarkan kulit kering menjadi lembab. Kondisi kulit yang kusam umumnya akan kembali cerah dengan cara ini.

4. Sauna

shutterstock_282121577

Mandi sauna dapat meningkatkan metabolisme tubuh, serta mampu membakar kalori hingga 300 kalori selama tiga jam lebih bersauna. Selain itu otot-otot tubuh menjadi lebih rileks sehingga dapat melepas toksin penyebab rasa pegal hingga peredaran darah lancar.

Selalu tampilkan personifikasi diri Anda dengan kesegaran dan prima selalu.

-Inug Gadabima