Memiliki penghasilan dan menentukan kebebasan menggunakan penghasilan tersebut untuk kebutuhan diri Anda adalah hak Anda. Namun jangan lupa untuk menabung dan mengencangkan ikat pinggang Anda hari ini untuk hari esok jika ada yang diinginkan kelak. Berhemat bukan pelit, tetapi menyisihkan sisa dari penghematan untuk kebutuhan mendatang. Berhemat bisa jadi pelit jika Anda tidak pernah berbagi dengan orang lain.

Bagaimana cara mengatur penghasilan Anda dan tetap menjalani hidup hemat?

1. Alokasikan Pendapatan Yang Digunakan Dan Pendapatan Yang Ditabung

Pada saat gajian, langsung sisihkan budget yang akan ditabung terlebih dahulu kemudian sisihkan budget yang kelak akan Anda gunakan selama sebulan. Rancangan pengeluaran harian dan pengeluaran bulanan. Jangan lupa sisihkan untuk alokasi lain-lain, yang di dalamnya termasuk donasi.

2. Gunakan Yang Dikeluarkan, Hindari Pengeluaran Dari Uang Yang Tak Digunakan.

Uang yang tak digunakan adalah uang tabungan Anda. Hindari mengutak-utiknya agar tidak terkuras habis. Jika telah ditentukan pengeluaran, maka gunakan pengeluaran yang telah ditentukan. Hematlah dengan pengeluaran yan telah ditentukan.

3. Hindari Hutang

Memiliki hutang berarti mengurangi pendapatan Anda di belakang. Jika tak perlu berhutang, hindarilah. Tetapi jika tak terhindarkan untuk berhutang, maka ukur dengan kemampuan untuk mengembalikannya. Jangan pernah berhutang untuk membangun pasak lebih besar ketimbang tiangnya.

4. Buat Pos Pemasukan

Prinsip ini telah dilakukan oleh sebagian besar orang sukses dalam mengumpulkan kekayaan yang patut dipertimbangkan bagi Anda. Mereka membangun pemasukan berdasarkan pos pengeluaran. Misalkan saja pos dapur, pemasukannya tersendiri. Pos entertainment pemasukannya tersendiri. Dan masih banyak pos lagi. Setidaknya ada rancangan kebutuhan yang tidak mengganggu gugat pos utama yakni penghasilan utama. Intinya, cara ini tidak membebankan berbagai kebutuhan dalam satu pemasukan.

5. Muliakan Penghasilan Anda

Ini di luar dari budget reguler yang telah Anda tetapkan. Tetapi akan lebih baik jika dialokasikan. Sisihkan rezeki Anda dalam bentuk donasi, sedekah, ataupun zakat kepada yang lebih membutuhkan. Ini mungkin cara berat namun bermanfaat untuk memuliakan penghasilan Anda dengan cara berbagi.

-Inug Gadabima