“Sex is the most fun you can have without laughing.”
― Woody Allen

Banyak pria jaman sekarang yang alergi dengan kata foreplay. They think it’s a womanly thing to do. Atau mungkin mereka ingin langsung get to where the action is!

Tapi foreplay sebenarnya bisa kita samakan dengan pemanasan sebelum kita mulai berolahraga. Melakukan stretching yang cukup pastinya akan menghindarkan kita dari cedera otot maupun sendi. Perbedaannya, foreplay yang cukup gunanya bukan untuk melemaskan otot, tapi untuk menghangatkan suasana dengan pasangan.

Tidak ada patokan bagaimana cara melakukan foreplay. Tidak ada yang benar atau salah juga dalam melakukan foreplay. Namun sekarang, foreplay dipandang sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari seks. Foreplay bahkan dapat menjadi alat yang dapat Anda gunakan bahkan dapat menjadi alat yang dapat Anda gunakan untuk menjalin hubungan seksual yang lebih baik dengan pasangan Anda.

Foreplay membantu Anda terhubung dengan pasangan Anda.

Di satu sisi, foreplay merupakan bagian dari hubungan seks yang sangat romantis dan dapat membangkitkan indera Anda berdua. Dan karena sifatnya yang lembut, foreplay yang cukup akan mengajak Anda beserta pasangan untuk lebih mengenal satu sama lain secara fisik. Apa yang dia suka atau tidak suka dan sebaliknya, serta sensasi ke tingkat yang luar biasa.

Take your time.

Yes, time, satu hal yang kadang tidak memihak terhadap Anda dan pasangan. Sometimes you only want to do the deed and be over with it. Sangat dimengerti, Gents. Apalagi terkadang beberapa aktivitas seksual terbaik yang pernah kita alami dilakukan secara mendadak dan tidak melibatkan foreplay sama sekali. Tapi, seringkali foreplay diperlukan, gents. Jangan meremehkan manfaat foreplay, karena apabila Anda berdua melakukannya dengan benar, awalan yang baik akan membawa Anda dan pasangan menikmati hubungan seks yang lebih passionate dari biasanya.

Jangan lakukan foreplay terburu-buru, karena Anda tidak akan menikmatinya. Lakukan foreplay dengan sabar dan rileks, sehingga Anda dan pasangan akan menemukan kenikmatan seks, terlebih jika Anda berdua sedang on fire.

Beberapa situasi memang tidak memungkinkan Anda untuk melakukan foreplay. Bisa jadi Anda berdua tidak punya waktu terlalu banyak, atau Anda sedang melakukan sesuatu yang spontan. Seperti kata konsultan pernikahan di Baltimore dan penggagas Marriage Fitness Program Mort Fertel, “Spontanitas itu indah, menyenangkan, dan mendebarkan.”

Jadi, Gents, kembali lagi pada Anda dan pasangan untuk menentukan waktu yang tepat untuk melakukan foreplay dan kapan kalian bisa meninggalkan. It’s all in how you connect with each other, right?

-Raditya Nugroho