“If this company is about anything, it’s about discipline and staying focused.” – Jimmy Lovine, Interscope Records

Ada yang bilang major itu tidak lebih baik dari indie dan segudang pandangan negatif mengenai kontrak kerjasama dengan major label.

Perdebatan major atau indie label sebenarnya tidak penting. Pembedaan itu tidak bisa berlaku sama untuk semua band karena tiap band mempunyai visi yang berbeda-beda. Anda tak akan tahu baik atau tidak major atau indie label kalau Anda belum berada di posisi untuk memutuskan masuk record label.

music1-listicle

Secara kuantitas kerja, mungkin band yang bernaung dibawah major label terbantu dengan manajemen yang lebih baik sehingga bisa memproduksi lebih banyak karya. Tapi secara kualitas belum tentu. Kualitas tidak hanya soal skill tapi juga melibatkan ego. Anda bisa melihat sendiri saat mereka tampil live. Anda bisa merasakan passion musisi yang berkualitas saat di panggung, baik itu band atau solois. Passion tak menghalangi ekspresi musikalitas mereka meskipun ada boundaries dari record label bersangkutan, termasuk pertimbangan profit.

Sebut saja D’Masiv, Nidji, Noah, Geisha dari Musica Studio serta Universal Studio yang melahirkan Raisa dan RUN. Atau Maliq D’essentianls, Twenty First Night, dan Sir Dandy dibawah payung Organic Records yang mulai merambah pasar major. Lalu ada Isyana dari Sony Music dan Afgan rilisan Trinity Optima Production. Beberapa nama tersebut adalah band atau penyanyi solo di jalur major label dan tentunya mempunyai musikalitas yang bagus serta mempengaruhi taste musik Indonesia.

music2-listicle

So, jika ada yang bilang major label selalu menghasilkan band atau penyanyi solo dengan kualitas musik jelek atau bahkan “kampungan”, tidak semuanya benar. Anda harus membedakan dan sebagai gentleman, Anda pasti bisa membedakan mana musisi jebolan major label yang mempunyai taste bagus sehingga menghasilkan musik yang bagus dengan artis jebolan major yang hanya mementingkan sensasi yang berorientasi profit tapi tidak membuat masyarakat Indonesia bertambah pintar khazanah musiknya.

You decide.

-Raditya Nugroho