Setelah tahu pendapat perempuan tentang small talks, kencan seru, dan verbal flirt, berikut hasil temuan selanjutnya dari survei kami.

Salah satu bagian tricky saat mendekati perempuan adalah bagaimana memberinya perhatian dan melewati that awkward “will she or won’t she” phase. Before you lose your mind trying to read her, read this first!

“Kamu lembur? Aku bawain kopi yang biasa ya.”

Kacamata laki-laki:
Trying to be available for her dan tahu pasti apa yang menjadi kegemarannya adalah bentuk perhatian subtle dari laki-laki. Soal ini, sebagai gentleman, tentu Anda anti berlaku berlebihan. Secangkir kopi favoritnya, dihantarkan saat lembur, do just that: effortlessly sweet and not too much.

Kacamata perempuan:
Banyak cara untuk membuat perempuan merasa nyaman diperhatikan seperti dilibatkan dalam keseharian laki-laki yang ia sukai dan sesekali diluangkan waktu khusus untuk dihabiskan bersama. Sama dengan laki-laki yang tidak ingin berlebihan, para perempuan tak senang dikirimi chat tiap 2 jam sekali. Apalagi kalau isinya pertanyaan closed ending seperti “Sudah makan?”. If she said “No”, then that’s it, there goes your chances. Cukup kirimkan pesan di waktu tertentu namun dengan konten berkualitas.

“Yes. I mean, no. Sorry.”

Kacamata laki-laki:
Kegugupan seorang laki-laki tak jarang terlihat jelas. Usaha melucu dan mengalihkan pembicaraan kerap “senjata” andalan untuk mengatasi situasi canggung.

Kacamata perempuan:
Gugup adalah sebuah perasaan yang wajar. So, it’s not a big deal for them to see their date visibly being nervous. Tapi ini bukan pembenaran untuk tetap gugup di kencan keempat dan seterusnya.

“We’re just friends.”

Kacamata laki-laki:
Yang hafal adegan “We’re just friends” dari 500 Days of Summer di luar kepala, please raise your hand. Laki-laki akan merasa ‘ditolak halus’ ketika perempuan incarannya menolak setiap ajakan kencan, sibuk sendiri saat diajak ngobrol, atau tidak merespon sama sekali. But do bear in mind how important it is to read between the lines before you decide they’re just playing hard to get.

Kacamata perempuan:
Situasi di masyarakat membuat perempuan sulit untuk selalu out and spoken tentang keinginan mereka. Karena itu, bersikap cuek adalah hal yang paling umum mereka lakukan untuk menolak perhatian lawan jenis. Jika tidak berhasil, mereka baru tak segan untuk bilang langsung.

Yang perlu Anda ingat adalah ini bukan generalisasi perempuan. Fokuskan perhatian dan kenali secara mendalam satu orang perempuan yang Anda dekati, ia mungkin berbeda dari responden survei ini. Menjadi percaya diri dan observatif akan membantu Anda mengenal ia lebih jauh.

-Arista Prianka Putri