Mendapatkan sesuatu yang ideal seperti yang diharapkan, itu paling menyenangkan. Namun bagaimana jika Anda justru terjebak dalam kondisi yang sebenarnya tak ideal bagi diri Anda?

Itu bisa terjadi kapan pun, dimanapun, dan oleh siapapun. Termasuk dalam pekerjaan Anda. Umumnya terjadi jika motifnya demi mendapatkan pekerjaan dan melakukan pekerjaan tersebut dengan setengah hati, kebosanan dengan pekerjaan monoton, ketakutan terhadap pimpinan, perasaan tak memiliki harapan perbaikan hidup terhadap pekerjaan yang ditekuni, salah bidang keahlian, dan masih banyak alasan lainnya.

Dan bagaimana cara menetralisir kondisi psikologis seperti itu?

1. Kendalikan Situasi Hati Dan Pikiran Anda

shutterstock_210095299

Ini pertama kali yang harus Anda lakukan. Sebab situasi hati yang inferior akan menumbuhkan kekalutan bertumpuk-tumpuk karena dugaa-dugaan yang Anda buat belum tentu beralasan dan malah memenuhi pikiran. Cara ini bertujuan untuk mereorientasi tujuan Anda bekerja serta mengevaluasi sikap Anda terhadap pekerjaan yang Anda jalani. Berpikir lebih jernih akan mendukung Anda mendapatkan semangat kerja kembali.

2. Buat Prioritas

shutterstock_240767059

Sibukkan diri Anda dengan pekerjaan, maka bisa mengurangi perasaan tak aman dan tak nyaman Anda. Menggiatkan diri dengan tugas, membenamkan Anda pada konsentrasi yang mengesampingkan pikiran tersebut. Dan melakukan pekerjaan sebaik-baiknya tidak mengurangi prestasi Anda. Dan apa yang rasakan tidak berimbas kepada pekerjaan Anda. Sehingga akhir yang buruk tak pernah Anda dapatkan.

3. Bernegosiasi

shutterstock_235117204

Ketidakbahagiaan dalam bekerja kadangkala datang karena unsur kurang tantangan atau melakukan pekerjaan monoton yang berujung menjadi pekerjaan biasa untuk Anda. Pekerjaan biasa-biasa tersebut menimbulkan rasa bosan dan ingin meningkatkan kemampuan lagi. Jika hal ini terjadi pada diri Anda, cobalah bernegosiasi dengan atasan Anda tentang hal tersebut.

4. Jangan Tularkan Pudarnya Semangat Anda Pada Bawahan Anda

shutterstock_251226688

Ini penting. Karena jika bawahan Anda terabaikan motivasinya dan menghasilkan pekerjaan yang buruk, alhasil pekerjaan Anda secara keseluruhan akan wanprestasi. Jika Anda merasa tertekan oleh sikap atasan Anda, upayakan tidak diketahui oleh bawahan Anda. Di sini pentingnya Anda memilik dua muka: satu muka tertekan yang harus disembunyikan, satu muka tersenyum untuk memotivasi.

5. Perpindahan Itu Sulit. Tapi Biasakanlah!

shutterstock_125573918

Anda terbiasa sebagai tenaga lapangan yang handal. Tiba-tiba Anda harus berada di belakang meja untuk mengatur tenaga lapangan bertugas. Semula Anda akan menyenanginya, namun lama-kelamaan ada kebiasaan lama yang hilang. Bernegosiasi lah tentang cara kerja Anda sebelumnya dan cara Anda bekerja kini kepada atasan Anda. Kemudian cari kesepakatan agar Anda punya waktu membiasakan perubahan itu. Atau malah memunculkan tradisi baru dalam pekerjaan Anda.

6. Buat Tujuan Kecil

shutterstock_332812379

Kebosanan menjadi perkara besar jika dibiarkan. Lama-lama akan menurunkan kualitas profesional tanpa sadar. Segeralah buat tujuan pribadi sekecil apapun. Jadikan tujuan kecil tersebut menjadi harapan baru Anda. Misalkan, Anda ingin pekerjaan terbaik diantara yang lainnya. Maka lakukanlah tujuan kecil tersebut. Jika telah tercapai, buat tujuan kecil baru lainnya.

7. Every Day Holiday

shutterstock_270478775

Berlibur mungkin dapat menghilangkan perasaan gundah atau kebosanan Anda. Namun berlibur belum cukup mengembalikan stamina ulang pikiran Anda. Waktu terbaik untuk berlibur adalah setiap hari. Jika Anda menjadikan pekerjaan fun dan fearless, maka kerjakan sebagaimana jiwa Anda tengah berlibur.

8. Buat Target

shutterstock_294234398

Layaknya jenjang demi jenjang yang harus dilalui, membuat target adalah alat picu Anda agar terus terdorong tetap berorientasi goal. Jika Anda berada ruang dan waktu yang tak nyaman, sepakati saja pekerjaan dan lakukan. Jika Anda ingin membawa perubahan, lakukan negosiasi. Tetapi jika Anda memiliki tujuan lain yang tak terbendung, buat rencana dari sekarang untuk keberlangsungan Anda.

Jangan abaikan orang-orang yang berada di sekitar Anda bekerja. Karena mereka bisa jadi yang membuat dan membantu Anda membuat merasa nyaman dan ideal bekerja. Selamat mencoba!

-Inug Gadabima