Ada seni tersendiri di keduanya. Pastikan Anda menanganinya dengan sempurna.

 

Memberikan Kritik :

tahanJangan mengunjungi kolega Anda tepat setelah masalah terjadi. Dia akan merasa stres dan tertekan. Sebaiknya, atur waktu untuk bertemu sebelum masalah berikutnya dapat terjadi. Jelaskan secara langsung, berbicaralah mengenai situasi yang akan datang, bukan terus membahas kesalahan sebelumnya. Kemudian berikan waktu sejenak untuk merespon masukan Anda. Tutup pembicaraan dengan bagaimana Anda dapat berhasil mencapai tujuan adalah hasil dari kerja sama yang baik.

 

Menerima Kritik :

kritik2Setiap orang pernah menerima kritik langsung. Terimalah dengan lapang. Jangan menyanggah, bersidat defensif, membuat alasan, atau berdebat. Sebaiknya, ajukan pertanyaan untuk menunjukkan bahwa Anda memahami apa yang dimaksud dan ingin memperbaikinya. Jika Anda tidak seperti yang dimaksud, hal tersebut bisa dijadikan acuan untuk lebih baik lagi. Ingat, jangan tersinggung. Dan ucapan terima kasih tidak merusak reputasi Anda.

-Raditya Nugroho