Melakukan perjalanan jarak jauh dengan mengemudikan sendiri butuh ekstra tenaga dan ekstra konsentrasi. Namun jika hal tersebut tak masalah, maka pertimbangan selanjutnya adalah besaran biaya yang dibutuhkan selama perjalanan. Bagaimana cara mengaturnya? Berikut cara-cara untuk mengestimasi kebutuhan biaya tersebut:

1. Jenis kendaraan yang digunakan

Perkara budget yang menyangkut dengan berkendaraan sendiri, umumnya pengeluaran terbanyak pada bbm. Jika Anda menggunakan kendaraan di atas 2000 cc, maka estimasi pengeluaran bbm akan lebih besar. Menggunakan kendaraan dengan cc 1300 – 1500 paling ideal untuk menghemat bbm di perjalanan jauh. Agar tetap berhemat, lakukan kecepatan konstan dengan rpm antara tiga – empat bar (lihat penunjuk rpm pada mobil Anda). Hal itu tidak berlaku jika Anda ingin memacu cepat-cepat kendaraan atau dalam kondisi macet.

2. Persiapkan budget tol

Budget tol merupakan pengeluaran utama kedua. Siapkan budget tersebut untuk keberangkatan dan pulang serta rencanakan jalan tol mana saja yang akan Anda lalui.

3. Budget makan dan istirahat

Idealnya perjalanan jauh, hentikan berkendaraan setiap empat jam sekali. Ini agar tubuh tidak lekas lelah. Luangkan antara minimal 30 menit dan maksimal satu jam agar tubuh dapat refresh kembali. Di situasi ini, Anda dapat sekaligus mengisi perut. Pilihlah tempat yang menurut Anda nyaman dan terjangkau budget. Sebab memilih makan di perjalanan butuh kehati-hatian dalam harga dan kualitas makanan. Sebaiknya cari rekomendasi tempat makan yang enak dan harganya rasional.

4. Biaya lain-lain

Meski tidak diharapkan, namun harus diantisipasi. Biaya lain-lain ini dipersiapkan jika terjadi pengeluaran tak terduga menyangkut kondisi kendaraan atau kesehatan pengemudi maupun penumpang. Masukkan budget ini dalam anggaran perjalanan, termasuk donasi-donasi yang akan Anda berikan selama di perjalanan.

Selalu berhati-hati dalam berkendaraan. Selamat mengemudi!

-Inug Gadabima