Pada mulanya, gerakan melebatkan bulu di wajah ini hanyalah kegiatan biasa tanpa tujuan, sebelum akhirnya berubah menjadi gerakan masif yang mendunia. Bagaimana sejarah dari gerakan ini? 

Menumbuhkan kumis dan jenggot serta membentuknya menjadi tampilan yang unik kembali menjadi tren bagi kaum pria. Kesan macho dan berwibawa sekejap hadir seiring tumbuhnya bulu-bulu halus di sekitar wajah seorang pria dewasa. jamie-dornan-gifs-10242013-04Tak heran, banyak wanita semakin tertarik dan menyukai pria berkumis atau berjenggot. Meskipun, ada juga yang berpendapat jika Anda berjenggot atau berkumis maka Anda dianggap kurang memerhatikan penampilan Anda. Sejak 2007 lalu di setiap bulan November, ada sebuah kampanye sosial yang unik bertajuk “No Shave November”. 

Apa itu No Shave November?

No Shave November sendiri adalah gerakan menumbuhkan kumis dan jenggot selama sebulan penuh sebagai bentuk kesadaran akan bahaya kanker. Tujuan dari gerakan ini adalah untuk “menumbuhkan” kesadaran akan bahaya penyakit kanker dengan merawat rambut kita. Karena banyak penderita kanker yang harus mencukur habis rambutnya untuk keperluan Kemoterapi demi kesembuhannya.

serj_tankian_face_beard_nose_light_2491_1920x1080

Dengan membiarkan kumis dan jenggot tumbuh hingga lebat, kita dapat menghemat biaya untuk perawatannya. Biaya tersebut dapat dialokasikan untuk donasi kepada para penderita kanker di dunia. Gerakan sosial ini juga bertujuan mengedukasi semua orang untuk hidup sehat dan membantu memberikan dukungan moril kepada penderita kanker untuk tetap semangat melawan penyakitnya.

Bagaimana Sejarah Singkat No Shave November?

Sejak zaman dahulu, tren berkumis dan berjenggot sudah dilakukan banyak orang. Para cendekiawan, musisi, dan bahkan pesepakbola banyak yang tampil percaya diri dengan kumis dan jenggot lebatnya. Gaya berkumis dan berjenggot juga digandrungi para public figure di seluruh dunia sampai saat ini, termasuk Indonesia. 

Lalu bagaimana awal sejarah dari gerakan ini?

hill

Kakak tertua dari delapan bersaudara keluarga Hill yang tinggal di pinggiran Kota Chicago mendirikan yayasan No Shave November. Mereka kehilangan ayah tercintanya di tahun 2007 setelah berjuang melawan kanker usus selama 18 bulan. Rebecca Hill, sebagai kakak tertua mencoba mencari dana untuk penelitian tentang kanker dan mencoba mengajukan gerakan No Shave November ini sebagai makna melawan penyakit kanker tersebut. Karena banyak respon positif yang datang, akhirnya gerakan ini meluas hingga saat ini. Para public figure seperti Leonardo Di Caprio dan Jamie Dornan pun ikut meramaikan gerakan ini.

7th Annual Oceana's Annual SeaChange Summer Party Featuring: Leonardo DiCaprio Where: Laguna Beach, California, United States When: 16 Aug 2014 Credit: FayesVision/WENN.com

Bagaimana Cara Untuk Berpartisipasi?

Peraturan berpartisipasi dalam kampanye sosial ini sangatlah mudah, gents. Pertama, taruhlah pisau cukur dan jangan menggunakannya selama 30 hari, jangan pula datang ke barbershop untuk shaving. Biarkanlah kumis dan jenggot Anda tumbuh secara alami selama sebulan. Lalu donasikan uang yang seharusnya Anda gunakan untuk membeli pisau cukur atau biaya perawatan rambut lainnya tersebut kepada para penderita kanker. 

Biasanya setelah bulan November berakhir, para pria yang sudah membiarkan kumis dan jenggotnya tumbuh selama sebulan akan meramaikan media sosial dengan mengunggah fotonya dengan tampil berkumis dan berjenggot panjang. Pastinya, penampilan baru pun terlihat berbeda dari sebulan yang lalu. Perlu diingat gents,  No Shave November bukanlah seperti kontes menghias kumis dan jenggot. Gerakan ini pure untuk mendukung para penderita kanker.

hahaha

Bagi Anda yang belum bisa berkumis dan berjenggot, silakan berusaha menumbuhkannya. Jika perlu, Anda bisa membeli obat penumbuh bulu-bulu halus yang Anda percaya. Untuk Anda yang tidak bisa tampil berkumis dan berjenggot panjang karena peraturan kantor tidak perlu khawatir, cukup dengan mendonasikan sedikit uang Anda untuk kegiatan sosial ini tentu sangat diperbolehkan.

Bulan November telah tiba. Game is on! Siapkah Anda tampil beda dengan kumis dan jenggot panjang di musim penghujan ini? it’s up to you, gents!

 

-Raditya Nugroho